Prioritasoline.com.Jember-
Saat ini ada perubahan-perubahan istilah, dalam penanganan Covid-19.
Perubahan itu
menyesuaikan dengan keputusan Kementerian Kesehatan.
“Sudah tidak ada lagi istilah new normal atau sudah dihapus. New Normal diganti dengan adaptasi kebiasaan baru,” jelas Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.
Usai apel pagi
bersama Pengawas Protokol Covid-19
kepada awak media Bupati Faida mengungkapkan, di Wahyawibawagraha. (20/7/2020)
Masyarakat diharapkan menyesuaikan dengan penggunaan istilah tersebut. Istilah new normal sudah tidak ada lagi, supaya tidak salah presepsi.
“Sebenarnya kita ini belum normal, tetapi kita beradaptasi dengan kebiasaan baru,” ungkapnya.
Istilah orang dalam pengawasan atau (ODP) Sekarang diganti dengan istilah kontak erat.
“ Kabupaten Jember kontak erat ada 2.483. Dari jumlah tersebut hampir separuhnya, 46 persen atau 1.149 orang masih dipantau, baik di rumah sakit maupun isolasi di rumah,” tuturnya.
Pasien dalam pengawasan (PDP) diganti dengan Kasus Suspek. “Kasus Suspek sampai hari ini ada 1.542 dan dari jumlah itu yang masih dipantau sejumlah 291,” imbuhnya. (Lil)
0 Comments