Desa Candijati Jadi Tujuan Pertama Tim II Dalam Memonitor Pilkades Serentak Kabupaten Jember



Prioritasonline.com.Jember-
Untuk memastikan jalanya Pemilihan Kepala Desa serentak berjalan dengan baik dan kondusif dua tim diterjunkan ke lokasi.

Pilkades serentak Kabupaten Jember tahap I dilaksanakan hari ini tanggal 5 September 2019, untuk itu dua tim monitoring diterjunkan.

Tim I ada Wabup Muqit Arief, Kapolres, Dandim 0824, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Ketua DPRD dan sejumlah OPD, akan monitoring Pilkades di  Harjomulyo Kecamatan Silo, Desa Karangharjo Kecamatan Silo, Desa Sempolan Kecamatan Silo, Desa Suren Kecamatan Ledokombo, Desa Randuagung Kecamatan Sumberjambe, dan Desa Sukosari Kecamatan Sukowono.

Untuk tim II terdiri dari Sekda, Kabag Ops Polres Jember, Pasi Ops Kodim Jember, dan OPD di lingkup Pemkab Jember, Mereka akan melakukan monitoring di Desa Candijati Kecamatan Arjasa, Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk, Desa Sukowiryo Kecamatan Jelbuk, Desa Sukoreno Kecamatan Kalisat, dan Desa Sebanen Kecamatan Kalisat.

Untuk Pilkades serentak tahap I wilayah utara dan timur Kabupaten Jember ini meliputi 7 kecamatan dan 45 desa. Ada 162 calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam pilkades, terdiri dari 148 laki-laki dan 14 perempuan, dengan jumlah total Data Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 221.784 orang.

Tim II lokasi pertama yang di tuju Desa Candijati kecamatan Arjasa,
Untuk Desa Candijati pemungutan suara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Plindu, ada tiga kandidat di Desa Candijati,  yaitu Maryono, Saeful Arif dan Totok Hadiyono (Incumbent).

Ketua panitia Pilkades Desa Candijati Drs. Amidin MSI, saat ditemui awak media menyampaikan,
" Pembukaan pilihan sesuai dengan Peraturan Bupati no 41 2019 tepat jam 8 WIB, namun ada acara seremonial jam 7 antara calon dan koordinator saksi ceking surat suara, lokasi, DPT lalu bilik suara dan lain sebagainya," ujarnya. (5/9/2019)

Lebih lanjut Drs. Amidin menuturkan,
Untuk jumlah DPT laki - laki (1892), perempuan (2032), tahapan - tahapan sudah dilaksanakan sesuai aturan yang ada mulai tahapan pertama sampai tahap empat belas semua indikator berjalan denan baik tanpa ada masalah, begitu juga dengan logistik tidak ada kendalah.

Bagi pemilih yang tunanetra Drs. Amidin Menjelaskan,
" pertama kita panggil kordinator saksi, lalu yang bersangkutan (pemilih) dengan didampingi saudaranya masuk ke dalam bilik jadi nantinya saudaranya yang akan menolong untuk mencoblos," jelasnya. ( M.lil)

Post a Comment

0 Comments